“I-itu milik saya, Tuan Duke,” suara Emily keluar, sedikit bergetar namun cukup tegas.Kael menghentikan gerakan jempolnya. Lalu menoleh perlahan, menatap Emily dengan tatapan menyelidik. “Milikmu? Seorang pelayan rendahan memiliki logam perak dengan ukiran serumit ini?”“Itu peninggalan ibu saya,” bohong Emily cepat, sembari mencoba menata kalimatnya sealami mungkin.“Ibu saya selalu membawanya ke mana pun kami pergi. Beliau bilang itu adalah pemberian dari majikannya dulu di Oakhaven sebelum tempat itu hancur. Saya tidak sengaja menjatuhkannya saat saya tersandung di koridor tadi ketika Anda menyeret saya masuk.”Kael menaikkan alisnya lalu mengangkat liontin itu lebih dekat ke matanya, meneliti lambang burung mawar yang terukir di sana. “Majikan di Oakhaven? Kau tahu lambang apa ini, Elian?”“Saya tidak tahu, Tuan. Bagi saya, itu hanya satu-satunya benda yang menghubungkan saya dengan mendiang ibu saya,” Emily melangkah maju satu tindak, mencoba menunjukkan raut wajah memohon yang
Last Updated : 2026-04-18 Read more