Kael menatap datar Emily, pandangannya begitu menusuk hingga seolah mampu menembus topeng penyamaran yang dipakainya. Detik berikutnya, sang Duke membuang muka ke arah jendela besar yang menampilkan pemandangan laut utara yang kelabu.“Aku sangat yakin,” ucap Kael, suaranya terdengar sangat mutlak dan dingin.“Tidak ada toleransi lagi untuk mengeksekusi mereka. Raja sendiri yang menandatangani dekret eksekusi itu, Elian. Jika penguasa tertinggi negeri ini saja berani bertindak sejauh itu, itu artinya kesalahan yang dilakukan oleh Dawson memang nyata dan tak terbantahkan.”Emily mengepalkan jemarinya di balik map kulit, merasakan gejolak kemarahan yang beradu dengan rasa ngeri. “Jadi, keputusan raja adalah kebenaran mutlak bagi Anda, Tuan Duke?” tanyanya lirih.“Di wilayah ini, hukum mahkota adalah jangkar,” sahut Kael tanpa menoleh. “Dan aku tidak akan membiarkan jangkar itu lepas hanya karena sebuah keraguan emosional.”Emily tidak bisa berkata apa-apa lagi. Lidahnya kelu. Ia hanya b
Last Updated : 2026-05-18 Read more