Mata Jennifer langsung membesar. "Cih, nggak ada orang waras yang ngomong sama orang gila."Pemuda itu terkekeh pelan. Dia melangkah mendekat ke arah Jennifer. "Ah, iya juga. Sepertinya kita sama-sama nggak waras, jangan-jangan kita jo—"Jennifer segera menyela. "Nggak usah diterusin, cringe tahu nggak!" ketusnya.Jawaban Jennifer malah kembali membuat pemuda itu tertawa. "Jennifer, Jennifer, ternyata kamu lucu juga, ya."Pemuda itu menatap Jennifer dengan sorot mata menilai. Penampilan Jennifer saat ini seperti kucing yang tidak diberi makan berhari-hari, melihat tampilan gadis itu hampir serba hijau muda seperti daun pisang, mulai dari topi, cardigan, hingga tas yang dikenakannya. Sangat fashionable dan sama sekali tidak terlihat norak, malah terkesan lucu meski jarang ada yang memakai pakaian seperti itu.Kening Jennifer mengernyit. Seumur hidupnya, dia belum pernah memberi tahu namanya kepada pemuda itu, tetapi kenapa dia bisa tahu namanya?Jennifer menaikkan sebelah alisnya dan m
Read more