Andrea menghela napas, mencoba mengatur raut wajahnya yang tadi panik setengah mati. Dia mencengkeram ponselnya erat sebelum menoleh ke arah gedung utama yang menjulang megah. Kyrran mendekat, berdiri di depannya. "Kamu tau caption postingan itu hoaks, jadi hadapi dengan fakta yang kamu pegang. Aku percaya kamu bisa melewati interogasi di ruangan Dewan Kedisiplinan," ujar cowok itu datar. Suara dalamnya terdengar tegas. Namun, kalimat Kyrran itu membuat dada Andrea sedikit menghangat di tengah riuh kepalanya yang kacau.Noela buru-buru menyela, gadis berambut sebahu itu meraih tangan Andrea. "Tapi sebelum itu kamu ganti seragam dulu, Rea." Noela menunjuk noda tepung dan telur yang masih menempel di rambut dan pakaian Andrea. "Gak mungkin kamu masuk ruangan dewan kedisiplinan dengan tampilan kayak habis tawuran telur."Jolina menjulurkan paper bag pada Andrea. "Ini pakaian olahraga kamu, aku ambil di loker tadi."Elyse menambah
Read more