تسجيل الدخول"Jangan sentuh Andrea!" ujar Kyrran sinis. Tatapannya begitu dingin hingga beberapa siswa di sekitar refleks mundur.
"Jangan ikut campur kamu, Kyrran!" bentak Lara. "Ini semua gara-gara dia!" tunjuknya tajam pada Andrea.Kyrran menghempas pergelangan tangan Lara hingga tubuh cewek itu terhuyung."Ahh!" ringis Lara.Sementara itu, Andrea maju selangkah, berdiri tepat di depan cewek itu. Ia menurunkan pandangannya pada wajah Lara yang semakin merah seolah mLama menunggu jawaban Kyrran, panggilan Andrea berhenti, kemudian pesan masuk ke ponsel Derby.Semua cowok itu berkumpul membaca chat Andrea pada Derby.[Der, kamu bareng Kyrran][Dia ada di asrama gak ya sekarang]Derby menatap Kyrran. "Aku jawab apa, Ran?"Kyrran meluruskan punggung kemudian menghela napas tipis. "Balas kalau masih urus persiapan festival musim dingin.""Oke."Setelah semua balon selesai, Vanko keluar lebih dulu karena ingin mengarahkan anak-anak klub otomotif untuk mengamankan jalur mereka ke asrama putri.Derby, Rasya dan Jeremy membantu untuk mengalihkan para penjaga asrama yang bertugas malam itu. Sementara Kyrran mengatur semua balon-balon dengan rapi membentuk kalimat HAPPY BIRTHDAY ANDREA.Setelah beres, Kotak berisi hadiah yang Kyrran siapkan dipegang di belakangnya. Sejenak dia menatap balkon kamar Andrea, mendengarkan wind chime ubur-ubur gadis itu yang berbunyi tertiup angi
Dua hari sebelumnya, tidak ada yang akan menyangka kalau si ketos iblis yang terkenal galak sedang sibuk merencanakan kejutan ulang tahun.Setelah memberikan bimbingan belajar pada Andrea, Kyrran duduk di sofa unitnya dalam asrama sambil memangku laptop.Layar di hadapan Kyrran dipenuhi berbagai tab yang terbuka—rekomendasi hadiah ulang tahun untuk pacar, ide dekorasi yang bikin pacar bahagia, hingga cara memberikan kejutan yang berkesan.Kening cowok itu sedikit berkerut saat membaca satu per satu artikel yang terlalu berlebihan dan norak.Saat Kyrran begitu fokus membaca satu artikel yang menarik perhatiannya, ia tidak menyadari Rasya melintas dan mengintip layar laptopnya. Cowok berambut blonde itu menyeringai lebar."Ekhmmn, mau kasih birthday surprise buat Andrea ya?"Pandangan Kyrran terangkat kaget, lalu cepat-cepat cowok itu berdeham dan menegakkan punggung. "Bukan urusanmu."Rasya terus mencengcengi Kyrran dan s
Andrea mengintip koridor asrama yang lengang, kemudian melangkah keluar dengan hati-hati. Gadis itu merapatkan kardigan rajut yang membungkus tubuhnya, berusaha menghalau udara dingin yang menggigit. Napasnya membentuk kabut tipis saat ia menuruni tangga dan berjalan menuju halaman asrama. Dari kejauhan, balon-balon huruf yang membentuk tulisan HAPPY BIRTHDAY ANDREA terlihat bergoyang pelan diterpa angin. Namun, Kyrran yang jadi fokus pandangan Andrea. Cowok tinggi itu berdiri tegak di bawah cahaya lampu taman. Menyadari kemunculan Andrea, Kyrran menoleh ke arahnya. Andrea sendiri mempercepat langkah, lalu berhenti di tepat di hadapan cowok yang mengenakan jaket kulit hitam itu. Untuk beberapa saat, keduanya tidak ada yang berbicara. Mereka hanya saling memandang lama dengan binar mata yang sama-sama memancarkan rindu. Kyrran membungkukkan badan sedikit, mendekatkan wajahnya. Sementara itu, Andrea mengangkat
"Kenapa ya Kyrran tiba-tiba cuek begitu?" gumam Andrea. Ujung sepatunya menyentuh tanah, menggerakkan ayunan di taman samping perpustakaan.Hanya derit pelan rantai ayunan yang menjawabnya.Ada apa sebenarnya dengan Kyrran?Sejak pagi semuanya baik-baik saja. Semalam Kyrran masih sabar membimbing Andrea belajar hingga larut. Pagi tadi mereka bahkan sempat saling menyemangati sebelum memasuki ruang ujian. Tidak ada yang aneh.Namun setelah seluruh ujian hari pertama selesai, sikap Kyrran berubah.Chat Andrea tidak dibalas dan teleponnya diabaikan, seolah-olah Kyrran sedang menghindar.Andrea mengembuskan napas panjang sambil menatap ujung sepatunya. Apa Kyrran cemburu dengan Ketua Klub Jurnalistik?Andrea memang sempat berbincang dengan kakak kelas bernama Keenan itu. Tapi cuma membahas pemberhentian Samuel dari klub.Kyrran tahu dan tidak menunjukkan tanda-tanda marah saat melihat Andrea dan Keenan."Ak
Keputusan finalnya Samuel dikeluarkan dari Alveroz High. Namun skandal cowok itu tidak diungkapkan sepenuhnya. Hanya disebutkan kalau Samuel telah melanggar privasi para siswi dengan menaruh kamera tersembunyi di beberapa tempat. Kyrran sudah meminta khusus pada Kepala Sekolah agar masalah yang menimpa Andrea tidak disebut. Mengingat gadis itu tidak mau ketahuan oleh kakeknya jika bersekolah di Alveroz High. Untung Kepala Sekolah menerima permintaan khusus Kyrran itu tanpa menanyakan alasannya. Di rooftop gedung utama sekolah, Andrea duduk di bangku kayu sambil membaca berita skandalnya mengenai Samuel yang telah dimuat di website sekolah. Andrea menghela napas lega, kemudian menyimpan ponselnya ke dalam saku. Gadis yang mengenakan sweter merah marun itu mendongak sejenak sambil memejamkan mata, membiarkan angin berembus dingin menerpa wajah beningnya. Tak berselang lama, orang yang mengajaknya bertemu di rooftop akhirnya datang. Siapa lagi kalau bukan Kyrran. Cowok itu m
Bugh! Bugh! Pukulan Kyrran mendarat bertubi-tubi pada Samuel. Meski cowok itu sudah babak belur, Kyrran terus menghantam dan menendang tanpa ampun. Suara pukulannya menyaingi deru ombak di luar gudang pelabuhan terbengkalai tersebut. Sejumlah anggota klub otomotif yang dipimpin oleh Vanko berbaris rapi menyaksikan kemarahan Kyrran yang berkobar seperti api di tong pembakaran. Untuk kesekian kalinya, Samuel terhuyung mundur karena kehilangan keseimbangan menerima hantaman. Di hadapannya, Kyrran berdiri dengan rahang mengeras dan tatapan sedingin es. "Ran, stop, aku menga—" ucapan Samuel tak sampai. Pukulan Kyrran berikan datang lagi. Derby, Jeremy dan Rasya sama-sama menelan ludah, menyaksikan sisi bengis Kyrran. Di sisi kanan gudang tepatnya lantai atas, Andrea berdiri bersama empat sahabatnya. Cassandra dan Elyse menutup mulutnya, seolah bisa merasakan tinju Kyrran pada Samuel.
"Mau sekali lagi?" Kalimat itu terngiang-ngiang di kepala Andrea, membuat malam terasa begitu panjang. Di atas ranjangnya, ia memutar badan ke kanan dan ke kiri secara bergantian untuk menghapus bayangan wajah Kyrran beserta kata-kata cowok tersebut. Gadis itu bahka
Tidak mungkin Kyrran tidak mendengarkan suara keroncongan perut Andrea, kecuali cowok itu pakai earbuds dan mendengarkan musik kencang-kencang seperti saat berolahraga. Sungguh memalukan. Andrea sampai tidak berani menoleh. Ia mau diserap naik oleh cahaya UFO, karena rasanya lebih baik
"Sekarang giliranku memberimu pelajaran," ucap Kyrran dingin penuh tekanan. Napas segarnya menyapu kulit Andrea dengan cara yang tak bisa gadis itu jelaskan. Mendadak jantung Andrea memompa kuat sampai suara debar memekakkan telinganya sendiri. "Kyrran kamu mau apa
Kyrran memang tampak tak bereaksi dengan label playboy yang tiba-tiba diberikan Andrea. Ketos iblis, galak, bahkan disebut berengsek tidak sebegitunya membuat Kyrran kepikiran sampai didera sekelebat sensasi aneh. Benaknya bahkan terus bertanya-tanya ketika memasuki toko dekorasi.



![Without You [Indonesia]](https://www.goodnovel.com/pcdist/src/assets/images/book/43949cad-default_cover.png)



