Keheningan di dalam ruang kerja itu mendadak terasa begitu pekat, seolah waktu berhenti berputar di antara mereka berempat. Reno masih terpaku di tempatnya berdiri, menatap dua garis merah pada benda plastik kecil di atas meja kerjanya. Otaknya yang biasa tenang dalam menghadapi situasi darurat kini dipaksa bekerja dua kali lebih keras, memproses dua ancaman besar yang datang bersamaan bagai ombak raksasa yang siap menggulung hidupnya.Di luar ruko, suara deru mesin kendaraan yang melintas di jalan raya terdengar samar, kontras dengan kesunyian mencekam di dalam ruangan tersebut.Winda melangkah mendekati Reno, memecah keheningan dengan suara yang sangat rendah, hampir berbisik. "Reno, kita tidak punya banyak waktu. Suami Helen bukan orang sembarangan. Dia memiliki jaringan preman dan koneksi bisnis yang luas. Jika detektif swasta yang dia sewa berhasil melacak riwayat pemesanan kamar hotel malam itu, nama kamu akan langsung muncul ke permukaan."Reno menarik napas panjang, mencob
Last Updated : 2026-06-03 Read more