Malam itu, kota terasa berbeda. Gerimis turun tipis, membasahi aspal dan mengubah jalanan menjadi lautan pantulan cahaya.Lampu-lampu kota yang biasanya hidup kini terlihat buram di balik kaca depan mobil Juna, seolah sesuatu sedang mengintai dari kejauhan.Juna menggenggam setir dengan satu tangan, sementara tangan lainnya bertumpu di pintu mobil. Ekspresinya datar, namun pikirannya bekerja cepat.Sejak meninggalkan lokasi pertemuan dengan kontraktor utama, ada sesuatu yang mengganggunya. Sebuah SUV hitam mengikuti dari belakang, tidak terlalu dekat, tidak terlalu jauh, namun konsisten.Juna bukan orang biasa. Bertahun-tahun hidup di jalan membuatnya hafal satu aturan sederhana, jika sesuatu muncul terlalu sering, itu bukan kebetulan.Masih teringat jelas kejadian Dimana ia bertemu dengan Kakeknya. Sepertinya hal ini persis sama dengan kejadian sebulan lalu.Ia melirik kaca spion. SUV itu masih ada. Juna mempercepat mobil, mobil
Read more