Juna tahu satu hal sejak malam penyerangan itu—kalau ia membawa masalah ini ke ruang rapat, ia akan kalah. Raga terlalu kuat di dunia yang tak pernah Juna kuasai saat ini.Raga menguasai akses, sistem, orang-orang penting, dan tahu cara menghapus jejak tanpa mengotori tangannya sendiri.Meski begitu, tampaknya Raga lupa bahwa Juna dibesarkan di tempat yang tidak punya CCTV. Raga takt ahu, bahwa di jalanan, informasi bergerak lebih cepat daripada surat memo perusahaan.Selama tiga hari berikutnya, Juna menghilang dari rutinitas kantor. Di sela rapat dan audit, ia diam-diam menghubungi orang-orang lama—mantan rekan sesama supir, penjaga parkir, pedagang kopi keliling, sampai mekanik bengkel yang dulu sering jadi tempat mangkalnya.Juna tidak meminta bantuan. Ia hanya bertanya, siapa yang baru dapat uang.Tiga hari kemudian, sebuah nama muncul. Kemudian lokasinyaSebuah bar tua di pinggiran kota yang terkenal jadi tempat berkumpul o
Read more