Sore itu, rumah terasa hangat oleh tawa kecil Josh. Bocah itu duduk di atas karpet ruang tengah, sibuk menyusun balok warna-warni yang membentuk menara tinggi. Althea duduk di sampingnya, sambil sesekali membenarkan bentuk yang miring.“Hati-hati, sayang, nanti jatuh,” katanya lembut.Josh terkekeh. “Aku mau bikin lebih tinggi dari Papa Chase!”“Wah, itu berarti harus membuat dasarnya kuat agar tak mudah ambruk,” jawab Althea, menatap anaknya dengan senyum yang tak pernah gagal melembutkan hatinya.Lydia, yang duduk tak jauh di kursi rodanya, ikut tertawa kecil. “Sepertinya sebentar lagi menara yang kau buat bisa bersaing dengan gedung milik ayahmu di SunCity.”“Benarkah?” tanya Josh dengan sorot tak percaya. “Kalau begitu, kau bisa membantuku, Tante Lydia?”“Boleh. Tapi jangan marah jika hancur berantakan.” Lydia mengedipkan mata dengan jahil.Josh me
더 보기