Jam istirahat kantor siang itu sedang riuh-riuhnya. Julian terlihat sibuk membantu beberapa petugas pengiriman menurunkan barang inventaris di area lobi. Keringat mengucur deras dari kening hingga ke leher, membasahi kerah seragam satpamnya yang rapi.“Julian, bagian yang ini tolong bantu bawa naik ke lantai dua, ya. Taruh di depan ruangan personalia saja,” ucap Bety, staf kantor muda yang sejak tadi terus mengekor di sampingnya.Sebenarnya ini bukan bagian dari jobdesk-nya. Namun, karena ada pergantian shift OB, dan ada yang belum datang, Julian tidak tega menolak dan terpaksa membantu mengangkut beberapa kardus berat ke dalam lift.“Makasih, ya, Julian. Kalau nggak ada kamu yang bantuin, punggungku pasti sudah encok!” ucap Bety sambil membawa beberapa berkas, ikut masuk ke dalam lift bersama Julian.“Bukan masalah, Nona Bety. Saya senang bisa membantu,” sahut Julian santai sambil menekan tombol lantai dua.Bety justru bergeser sedikit lebih dekat, matanya menyapu profil samping waja
Read more