"Kita tidak pulang ke mansion, Tuan? Ini bukan jalan menuju rumah," tanya Kevin sembari melirik navigasi di layar dasbor mobil. Edward yang sedang menyandarkan kepalanya di kursi penumpang hanya menatap lurus ke depan. "Jalan saja, Kevin. Kau tidak perlu tahu kita mau kemana, cukup injak pedal gasmu." Kevin mendengus pelan, namun ia tetap mengikuti arah yang diminta tuannya. Beberapa menit kemudian, mobil mewah itu berhenti di area parkir sebuah pusat perbelanjaan paling elite di pusat kota. Tempat di mana hanya orang-orang dari kalangan atas yang bisa menginjakkan kaki. Setelah turun dari mobil, Edward melangkah lebar memimpin jalan, membuat Kevin terpaksa mengekor di belakang dengan perasaan bingung. Mereka berhenti di depan sebuah butik desainer internasional yang sangat mewah. Begitu masuk, Edward langsung melambaikan tangan memanggil seorang pelayan toko. "Pilihkan beberapa setelan jas terbaik, kemeja santai, dan pakaian kasual yang cocok untuknya," perintah Edward datar, men
Read more