Bau antiseptik menyengat tajam, bercampur dengan aroma dingin yang menusuk dari pendingin ruangan rumah sakit. Di balik tirai hijau yang memisahkan dunia luar dengan medan perjuangan itu, Fara merasakan sensasi aneh yang tak terlukiskan. Itu adalah rasa perih yang nyata, sebuah sensasi tajam saat pisau bedah menyayat lapisan kulitnya, menembus lemak, hingga menyentuh otot-otot yang menegang hebat. Meski bius telah bekerja, Fara masih bisa merasakan tarikan-tarikan halus, sebuah tekanan yang seolah ingin membelah tubuhnya hingga ke tulang. "Sayang, lihat Mas," suara itu memecah kesunyian ruang operasi yang hanya diisi oleh bunyi detak monitor jantung yang ritmik. Sean, suaminya, duduk di samping kepala sang istri dengan posisi yang hampir tak bergerak sejak satu jam lalu. Matanya merah, bukan karena lelah, melainkan karena menahan gempuran emosi yang meluap-luap. Karena Sean tahu betul betapa Fara benci dengan rumah sakit, betapa takutnya wanita itu dengan jarum. Namun, hari ini,
Read more