Untuk beberapa saat, Dongmei tidak bisa berkata-kata. Memutar kedua bola matanya karena jengah, wanita itu bergumam pelan, nyaris tidak terdenga, “Kau terlalu menilai dirimu tinggi.”Terdiam beberapa saat, Dongmei menarik napas panjang. Gerak-geriknya sedikit kikuk. Dengan kepala menunduk, dia bicara dengan suara jernih, “Terima kasih!” ucap wanita itu kemudian masih menundukkan kepala.Keheningan jatuh cukup berat setelahnya.Perlahan, Dongmei mengangkat wajah. Pandangannya kini bersirobok dengan Huo Shan yang kini balas menatapnya sembari menaikkan satu alis tinggi. “Kenapa? Apa kau terkejut?”“Sejujurnya aku memang terkejut,” jawab Huo Shan jujur. “Aku tidak mengira kau akan berterima kasih kepadaku,” sambungnya disambut decakan kesal Dongmei.Huo Shan terdiam sejenak sebelum bergerak untuk berdiri. “Sebaiknya aku pergi,” katanya.Pergerakannya diamati oleh Dongmei le
Terakhir Diperbarui : 2026-06-10 Baca selengkapnya