Aku masih duduk diam di ruang makan ketika Mas Tian, Mas Noah, dan Mas Raka kembali masuk ke ruang kerja bawah.Suasana mansion terasa jauh lebih tenang daripada tadi, tetapi ketegangan itu masih ada.Aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan di sana.Dan aku juga tidak yakin ingin mengetahuinya.Aku membawa buku catatan, laptop, dan beberapa partitur ke ruang baca yang berada di lantai yang sama dengan ruang kerja Mas Tian.Ruangan itu selalu menjadi tempat favoritku ketika ingin benar-benar fokus.Rak-rak kayu tinggi memenuhi hampir seluruh dinding, dan jendela besarnya menghadap taman belakang mansion.Aku duduk di dekat jendela sambil membuka tugas aransemen musik yang harus kukumpulkan minggu depan.Pensilku bergerak pelan di atas kertas.Sesekali aku mencoba memainkan melodi kecil di keyboard portable yang kubawa, tetapi pikiranku tetap sulit tenang.Di balik pintu ruang kerja Mas Tian, aku tahu mereka masih berada di sana.Namun karena ruangan itu kedap suara, tidak ada satu pun
Last Updated : 2026-08-09 Read more