"Pertanyaan itu tidak perlu kau cari jawabannya malam ini, Lian Xue," sahut Shen Yang datar, memotong keheningan yang sempat membekukan seisi kamar. Pria itu melangkah menjauh dari jendela, lalu berdiri di dekat kaki ranjang. "Sekarang, tidurlah. Kau butuh istirahat."Lian Xue mendengkus kecil, melipat tangannya di dada. "Kau selalu saja menghindar setiap kali pembicaraan kita mulai menyentuh inti masalah, Jenderal.""Ini demi kebaikanmu," balas Shen Yang, suaranya kembali berubah kaku dan mutlak. "Dan sekali lagi, aku memintamu untuk mendengar perintahku. Jangan pergi ke mana-mana tanpa seijinku. Tetaplah berada di dalam Paviliun Yue Hua jika kau masih ingin melihat matahari esok hari.""Perintah lagi? Kau pikir kau sedang berbicara dengan prajurit barisan depanmu?" ketus Lian Xue, menatap suaminya dengan jengkel."Prajuritku tidak akan keras kepala seperti dirimu," ujar Shen Yang dingin. Tanpa menunggu balasan lagi dari istrinya, ia berbalik, melangkah lebar menuju pintu ganda p
Magbasa pa