Rahang Elisio mengeras, dengan kuat ia tekan tongkat digenggamannya ke lantai. Baginya, segala sesuatu tentang Ariana adalah hal yang sempurna, Elisio tidak menyesali segala perbuatannya. Kecuali.. saat hari dimana Elisio gagal menjadi ayah untuk Mante sekaligus suami untuk Ariana.Elisio benci hari itu, karena itu adalah hari dimana.. karma datang menjemputnya.Ditangan ayah yang berdarah dingin dan seorang ibu pembunuh bayaran. Elisio diajarkan hidup hanya bertuhan pada aturan, Elisio dibentuk untuk berpikir sebelum merasakan, logikanya ditempa untuk selalu lima langkah didepan dibandingkan perasaanya.Dulu, Elisio bisa habisi siapapun yang dikehendakinya, benar dan salahnya mereka yang bersangkutan dengan Elisio.. maka nasib mereka, Elisio yang putuskan. Baginya, hidup dan matinya seseorang.. itu hanya seleksi alam.Elisio lupa bahwa tidak ada manusia yang mati seorang diri. Dibalik nyawa yang melayang, pasti selalu ada seseorang yang kehilangan. Seorang ibu, seorang ayah, seoran
اقرأ المزيد