Setelah perbincangan itu, Zahwa perlahan melangkah mendekati ranjang tempat Hilda berbaring. Ia tersenyum hangat, menanyakan kabar serta kondisi kesehatan Hilda pasca melahirkan."Zahwa, mumpung kamu di sini, coba deh gendong anaknya Hilda. Tuh, dia baru aja bangun," panggil Debby yang berdiri di sisi boks bayi.Zahwa menoleh, ada keraguan di sorot matanya. "Emang boleh, Hil, aku gendong?" tanyanya ragu pada Hilda.Hilda tersenyum ramah dan mengangguk. "Boleh banget, Mbak Zahwa. Gendong aja, nggak apa-apa.""Tapi... aku nggak tahu gimana cara gendong bayi yang benar," aku Zahwa jujur, agak canggung melihat betapa mungilnya tubuh bayi itu."Sini, biar Mama bantu," sahut Debby sigap. Sang ibu mertua menggendong bayi mungil itu dengan mahir dari boksnya, lalu secara perlahan dan penuh hati-hati memindahkan sang bayi ke dalam dekapan lengan Zahwa, mengarahkan posisi kepala dan tangannya agar menopang dengan aman.Meski cara menggendong Zahwa masih agak kaku, rasa
Read more