"Motif gue apa sampai harus nyelakain Alex. Gue gak punya alasan buat lakuin itu.""Hati orang mana tahu," balas Lilo ambigu.Aneh saja bagi Lilo. Waktu mengetahui Luna bisa memaafkan Kevin. Padahal Lilo tahu dari Alex, jika Luna benci pada Kevin."Lu jangan asal nuduh. Kalau tuduhan elu benar, gue bakal terima akibatnya. Tapi kalau tuduhan elu tidak terbukti, jatuhnya fitnah. Dan gua gak terima difitnah.""Gue brengsek, gue berandalan. Tapi gue bukan orang yang random serang orang. Harus ada sebab kenapa gue kudu lakuin itu.""Dibayar contohnya," potong Luna cepat."Exactly, leres, bener.""Seperti yang hari itu?" Lilo langsung menjatuhkan bom. Kevin seketika merasa curiga. Bagaimana Lilo tahu soal kejadian itu."Kamu tahu?"Lilo tidak menjawab, dia hanya tersenyum penuh arti. Lilo lantas ikut mendekat ke arah Luna. Menunggu Alex yang tak kunjung sadar."Na, mending kamu pulang dulu." Kata Kevin setengah jam kemudian. Dia takut Alfa nanti ngamuk. Dia tidak masalah dihajar. Tapi dia
閱讀更多