Zhang Xin menatap Zhuang Ling sesaat sebelum akhirnya berkata pelan, “Maaf, Nyonya… aku harus kembali ke istana.” Tangannya perlahan dilepaskan dari genggaman Zhuang Ling. Zhuang Ling mengangguk perlahan. “Aku akan menunggu jawabanmu.” “Kamu tidak perlu terburu-buru.” Zhang Xin terdiam. Ia menatap wajah Zhuang Ling cukup lama. Ada sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya—tenang, hangat, dan membuatnya ingin berhenti sejenak dari semua beban yang ia miliki. Namun tugas itu tidak bisa ditunda. Ia akhirnya berbalik. Bersama Liu, ia menaiki kuda dan perlahan meninggalkan rumah itu, menuju istana. Zhuang Ling berdiri di depan rumah, menatap kepergian Zhang Xin hingga menghilang di kegelapan malam. Ia berbisik pelan, “Aku akan menunggu jawabanmu…” “Aku yakin… perasaanmu juga sama.” Malam semakin larut. Namun perasaan yang baru tumbuh itu justru semakin kuat berakar di hati Zhuang Ling. Di tempat lain, di dalam istana… Wu Meng Lie mulai semakin
Magbasa pa