"Ini mah mirip artis sinetron yang suaminya hobi selingkuh di TV itu nggak sih, Jon?" celetuk pemuda itu sambil menyikut temannya."Bukan, Bego! Ini mah mirip penyanyi dangdut yang baru cerai," sahut temannya satu lagi dengan polos.Aku menghela napas pendek, menahan sabar. "Itu tante saya, Mas. Hilang siang tadi.”"Oh, sori, Mas, sori! Kirain tadi tebak-tebakan mirip artis," pemuda itu langsung mengembalikan kertasnya dengan wajah kikuk. "Saya nggak pernah lihat wanita ini, Mas. Sori ya.”“Nggak usah dikembaliin kertasnya, Mas. Simpan aja. Semisal Mas lihat, boleh hubungi saya di nomor ini,” kataku sembari menunjuk nomor telepon yang sudah terpampang di sana.“Oh, oke, oke, Mas. Siap.”Aku lalu berpindah ke area pasar, mendekati seorang bapak-bapak yang sedang merokok di atas motornya. Begitu aku menunjukkan foto yang sama, si bapak malah menyipitkan mata lama sekali, lalu berbisik penuh selidik."Wah, Mas... kalau tipe-tipe wanita cantik begini mah, biasanya banyak di klub-klub kota.
Read more