Nugros berbalik lagi ke arah barista ketika melihat mobil yang dikenalnya mendekat dan berhenti di depan kliniknya. “Hot americano satu lagi,” ujarnya yang disambut anggukan oleh barista perempuan itu. Penampilan Nugros masih sesantai biasanya, rambut setengah ikal yang memanjang hingga melewati telinga, kacamata tanpa bingkai, jas dokter, kaos berkancing tanpa kerah, celana gombrong, dan sendal karet. Dari luar mungkin dia terlihat seperti dokter umum yang kurang kompeten.Padahal sebelum membuka klinik, dia adalah dokter bedah di rumah sakit ternama di Singapur. Namun, suatu kejadian membuatnya memilih untuk meninggalkan itu semua dan membuka klinik dokter umum kecil-kecilan seperti ini. Walaupun hanya klinik di satu ruko bertingkat, tapi konsumen langganannya sudah lumayan banyak. Mungkin kalau pagi seperti ini masih sepi, tapi kalau menjelang siang bahkan sampai sore, pasiennya akan bertambah. Perkenalannya dengan Randy, dimulai sejak baru meninggalkan dunia dokter bedahnya. D
Read more