“Mana ada mall buka jam segini, sayang? Nanti aja ya, Papa masih mau kerja dulu nih. Kalau Papa nggak kerja nanti ke mallnya cari uang di mana dong?” tanya Nathan, dia berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan kedua anak kembarnya.Si kembar kompak mengerucutkan bibirnya dan melipat tangan di depan dada, mereka berlagak sedang marah pada sang papa. Nathan kembali berkata, “mau es krim gak?” tanya Nathan. Seketika itu juga mata si kembar berbinar, “mau, Papa,” jawabnya penuh semangat.“Ayo turun, kita ambil es krim yang banyak,” ajak Nathan. Si kembar akhirnya menggandeng tangan kanan dan kiri sang papa. Mereka menuruni anak tangga. Mereka sudah heboh banget akhirnya bisa makan es krim lagi. Namun setelah freezer dibuka ternyata kosong. “Yach habis,” ucap Nathan. Wajahnya dibuat pura-pura sendu seolah dia sedih karena es krim itu habis. CkSi kembar berdecak. Lalu Kenzo menoleh ke arah sang kakak, “pasti Kak Al ngabisin,” tuduh Kenzo. “Iya. Mau apa kalian?” tantang Alea.Kenzo
더 보기