“Sekolah di rumah aja ya, Pa,” bujuk si kembar.“No, sayang. Kalian harus sekolah formal,” jawab Nathan.“Tapi nanti kalau ngantuk di sekolah gimana, Pa?” Gadis kecilnya merengek pada sang papa.“Tahan dong sayang. Saat belajar nggak ada yang boleh tidur ya. Kalau sampai ada yang tidur, tidak nurut apa kata Papa Mama, dan nakal di sekolah maka Papa tidak akan pernah belikan mainan lagi!” Ancaman Nathan membuat kedua anaknya memberengut tanpa berkata apapun sebagai balasan.Setelah 30 menit berlalu akhirnya mereka sampai di sekolah baru si kembar. Untung tubuhnya bongsor, jadi orang tidak akan tahu kalau usia mereka kurang dari 6 tahun. Untung juga kekuatan sang Papa sangat luar biasa sehingga bisa membuat si kembar diterima di sekolah terbaik di negeri ini. Bayarannya tidak main-main, bahkan Nathan langsung mendaftarkan diri sebagai donatur tetap yayasan ini. “Selamat pagi dan selamat datang, Kenzi dan Kenzo,” sapa Miss Ratna, wali kelas mereka menyambut kedatangan anak didiknya.“Se
Ler mais