Share

Chapter 283

Author: Atieckha
last update publish date: 2026-10-18 23:54:04

Nathan dengan terburu-buru membuka seluruh pakaiannya begitu dia dan Salsa tiba-tiba di kamar hotel yang disewanya siang ini.

“Sayang, kamu kayak orang yang sudah lama gak berhubungan badan saja,” omel Salsa melihat reaksi suaminya yang berlebihan.

“Di rumah gak pernah puas, sayang. Baru masuk Kenzo dan Kenzi udah teriak. Ma, Pa ngapain di kamar mandi lama banget,” sahut Nathan menirukan ucapan si kembar tadi pagi saat dia menyentuh istrinya di toilet pagi-pagi buta.

Salsa terkekeh mendengarn
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Ly🕊
kayaknya orang suruhan Aditya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 284

    “Kita eksekusi sekarang saja, Bos, kebetulan Nathan Abimanyu tidak membawa anak buahnya,” ucap salah satu orang suruhan Aditya di dalam mobil Jeep itu yang Sudah beberapa hari ini membuntuti Nathan dan Salsa.“Jangan bertindak gegabah, kita ikuti saja dulu ke mana mereka pergi. Dari sana kita akan bisa mendapatkan celah untuk melaksanakan rencana yang sudah kita susun. Lebih baik terlambat tapi berhasil daripada kita tergesa-gesa tapi hasilnya nol. Pekerjaan ini resikonya sangat berat, yang kita hadapi bukan orang sembarangan. Kita nggak bisa asal-asalan mempertimbangkan waktu yang tepat untuk eksekusi,” sahut pimpinan preman itu.Bayangan mendapatkan bonus fantastis dari Aditya Sudah ada di depan mata mereka. Tapi mereka tetap harus menahan diri dan mencari waktu yang tepat untuk melaksanakan tugasnya itu. Setiap kali Nathan berbelok ke perumahan elit itu, mobil Jeep yang selalu membuntutinya mengambil arah yang berlawanan agar tidak membuat Nathan curiga. Tapi targetnya sudah jelas,

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 283

    Nathan dengan terburu-buru membuka seluruh pakaiannya begitu dia dan Salsa tiba-tiba di kamar hotel yang disewanya siang ini. “Sayang, kamu kayak orang yang sudah lama gak berhubungan badan saja,” omel Salsa melihat reaksi suaminya yang berlebihan.“Di rumah gak pernah puas, sayang. Baru masuk Kenzo dan Kenzi udah teriak. Ma, Pa ngapain di kamar mandi lama banget,” sahut Nathan menirukan ucapan si kembar tadi pagi saat dia menyentuh istrinya di toilet pagi-pagi buta. Salsa terkekeh mendengarnya. Ternyata memiliki anak seusia si kembar membuat mereka kewalahan saat ingin berhubungan badan. Apalagi si kembar tidak ingin jauh-jauh sedikitpun dari sang Mama saat tidur malam. Mereka benar-benar menolak diminta tidur di kamar masing-masing. Bahkan dengan lantang mereka malah mengusir Nathan dan meminta Papanya Itu untuk tidur di kamarnya, lalu membiarkan mereka tidur bersama sang mama.“Anak kita sudah ketempelan sama kamu, sayang. Susah nyari puas di rumah,” bisiknya lagi sambil mencium

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 282

    Akhirnya Clara benar-benar sudah bisa berdamai dengan takdir hidupnya yang kejam. Sejak kedatangan Nathan yang menunjukkan ketulusan niat jujur untuk membantunya bangkit dari jurang keterpurukan, Clara bersumpah dalam hati kecilnya kalau suatu saat nanti dia harus menjadi seorang wanita karir yang sukses dan mandiri. Dia sudah kapok dan tidak akan mau lagi berteman dengan siapa pun yang selama ini hanya memanfaatkan kekayaan serta fasilitasnya saja, lalu tanpa perasaan meninggalkannya di saat dirinya jatuh terpuruk. Bahkan rasa sakitnya tidak berhenti sampai di sana. Beberapa sahabat dekat yang dulu selalu ia bantu kehidupan ekonominya secara cuma-cuma, justru menjadi orang pertama yang ikut menghujat, memojokkan, dan menghakiminya atas kesalahan serta kejahatan yang sama sekali tidak pernah dirinya lakukan.Clara juga sudah bulat dan mantap memutuskan untuk ikut bersama kedua orang tua Nathan pergi menetap di London. Lagipula, negara itu sudah sangat familier buat Clara, mengingat b

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 281

    Nathan merengkuh saku jasnya lalu mengeluarkan selembar cek dengan nominal yang sangat fantastis. Jumlah angka di sana bahkan jauh lebih besar daripada seluruh harta simpanan keluarga Darmawan yang kemarin dibawa kabur oleh Aditya. Nathan menggeser cek itu agar lebih dekat lagi ke arah Clara."Aku harap kamu mau menerima bantuan yang tak seberapa ini. Ini benar-benar tulus aku dan istriku berikan untukmu agar kamu bisa melanjutkan hidup di luar sana. Ini pemberian tulus dari kami bukan utang. Kehidupanmu mungkin memang sudah tidak bisa kembali seperti dulu lagi. Papamu sedang di dalam sel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sementara mamamu sudah tenang di alam sana. Tapi aku yakin banget, mamamu pasti ingin melihat kamu bahagia. Beliau pasti ingin kamu bangkit, menjadi pribadi yang lebih kuat, dan bisa membuat hidupmu tetap berjalan meskipun dunia terasa sangat tidak adil untukmu. Pintu rumahku 24 jam selalu terbuka untukmu. Kapan pun kamu membutuhkan bantuan, datang dan temui

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 280

    Satu minggu telah berlalu berlalu sejak mamanya Clara meninggal dunia akibat mengalami pecah pembuluh darah. Di dalam sel, Darmawan benar-benar hancur. Dia tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian untuk sekadar menghadiri pemakaman istrinya di hari terakhir. Rasa bersalah menghantamnya sampai dia sulit memaafkan dirinya sendiri bahkan ketika ia menyadari betapa dirinya menjaga anak dan istri yang kini harus menanggung akibat dari perbuatannya.Sementara untuk Clara, baru kali ini dalam hidupnya dia merasakan kehancuran yang begitu menyayat hati. Tanpa kehadiran sosok mama di sisinya, dunianya terasa benar-benar gelap gulita.Selama ini Clara selalu merasa dirinya bisa berdiri sendiri. Dia kerap mengabaikan teguran, omelan, dan nasihat sang mama. Namun ketika sosok itu sudah benar-benar sudah pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya, rasa penyesalan meremukkan seluruh hatinya sampai bikin dia frustrasi setengah mati. Ternyata dia sangat membutuhkan mamanya. Dia butuh sandaran, bu

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 279

    “Kamu mau kemana sekarang?” tanya Mamanya. “Aku mau sewa mobil dulu, Ma. Setelah itu kita coba cari hutan tempat Aditya bersembunyi,” ucapnya.“Tapi, nak-” ucapan mamanya terpotong. “Mama tenang saja, kita pasti berhasil menemukan lelaki terkutuk itu. Berdoa saja semoga harta kita masih ada di tempat yang sama,” ujarnya. Mamanya hanya bisa mengangguk pasrah.Clara pun meminta izin untuk sewa mobil, setelah itu dia kembali ke hotel untuk menjemput mamanya. Clara yakin banget pasti bisa menemukan tempat persembunyian Aditya.Mobil sewaan yang dikendarai Clara terus melaju membelah jalanan berbatu yang makin menyempit di pinggiran kota. Hampir setengah hari penuh wanita itu mengitari kawasan yang sama, memutar otak dan mengamati tiap sudut pepohonan untuk mengingat-ingat jalan setapak yang pernah mereka lalui. Ketegangan di dalam kabin mobil makin terasa berat seiring bensin yang terus berkurang dan napas mamanya yang makin memburu di kursi samping. Setiap kali berbelok di persimpangan

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Tubuhku jadi Jaminan Utang

    Di dalam taksi online, air matanya menetes membasahi layar ponselnya yang menunjukkan jam digital. Sepuluh menit perjalanan rasanya seperti berabad-abad. Begitu mobil berhenti di depan sebuah gerbang rumah mewah di pusat kota, Salsa langsung turun.Rumah mewah itu berdiri megah, seolah tak tersentu

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Satu Miliar

    Salsa berjalan mondar-mandir di depan ruang ICU, lalu bersandar lemas ke dinding ruang tunggu. Tatapan matanya terus-terusan tertuju pada pintu kaca buram di depannya. Pikiran Salsa sudah kacau sejak mendapat kabar kalau ayahnya kritis dan mengalami pendarahan hebat di otak akibat kecelakaan maut ya

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ternyata Masih Perawan

    Nathan menatap tubuh Salsa dari atas hingga bawah, sementara gadis itu hanya bisa meneteskan air mata sampai akhirnya suara Nathan membuatnya buru-buru mengusap air mata yang membasahi kedua sudut matanya.“Jangan buat nafsuku hilang. Kau disini wajib melayani nafsuku dan membuatku puas,” ujar pria

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ternyata Besar

    “Ta–tapi saya gak mau pakai baju ini, Om,” cicit Salsa, mencoba mengumpulkan sisa keberaniannya yang sudah hampir habis ditelan ketakutan setiap kali bertemu dengan Nathan.Nathan yang sejak tadi sibuk di depan MacBook seketika berhenti mengetik. Dia menoleh ke sumber suara, menatap Salsa dengan r

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status