Mister Konstantin perlahan mengendurkan kekehannya, lalu matanya berganti menatap Sarah dengan sorot yang sangat lembut. "Dari mana kau mendapatkan racikan Serein Blue ini, Nak?" tanya Mister Konstantin pada Sarah, yang segera mendekat ke arah kakek buyutnya itu. "Dulu saat kecil... Ibu dan Abah sering memberikan berbagai jenis bunga padaku, sampai akhirnya aku menyukai salah satunya. Bertahun-tahun kemudian, tiba-tiba aku ingin meracik parfum, dan parfum pertama yang aku buat adalah ini, yang kuberi nama Serein Blue," tutur Sarah menceritakan awal mula ia meracik parfum pada Mister Konstantin seraya melirik Bu Indar yang tersenyum tipis. "Serein Blue..." gumam Mister Konstantin mengulang perkataan Sarah. Pria tua yang masih terlihat sehat dan berwibawa tersebut kemudian melirik Bu Indar yang menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Indar, Anna gagal membuat Siniy Seraphim, bukan?" tanya Mister Konstantin dengan senyum tipis. "Maaf, Mister... Lady Anna tidak gagal. Hanya kurang
Read more