Mendengar Roman mencari dirinya, Sabiya mengeratkan genggaman pada ponsel. Di tengah keheningan lorong yang jauh dari gemuruh orkestra, ia merespons dengan suara tertahan."Maaf, aku tidak bisa langsung ke sana sekarang, Dante," ucap Sabiya ragu-ragu. "Aku sedang menghadiri sebuah acara bersama relasi bisnis.”Helaan napas berat terdengar dari ujung sambungan, mencerminkan kekecewaan dari tangan kanan kepercayaan Roman itu."Baiklah, saya mengerti, Nyonya. Jika acara Anda sudah selesai, mohon datang sebentar untuk menenangkan Tuan Roman," suara Dante terdengar pasrah.Sabiya akhirnya menekan tombol merah, memutuskan sambungan telepon. Dengan hati yang bimbang, ia kembali menyusuri lorong menuju ruang utama Gedung Simfoni.Ketika Sabiya mendorong pintu kaca, alunan musik yang sebelumnya megah telah berubah drastis. Para pemusik kini membawakan Adagio for Strings, sebuah karya gubahan yang terkenal sangat menyayat hati. Nada-nada gesekan biola itu berderit lirih, menguliti pertahanan ba
Leer más