"Pak Paris???" Astaga! Raisa tak salah mengenali pria berjas rapi yang baru saja melakukan pembayaran di kasir ini."Raisa.." tegur Paris datar. "Bagaimana keadaan ibu mertuamu?""Syukurlah nggak apa-apa, pak. Cuma darah tinggi aja." Jawab Raisa tak enak.Tadi di kantor, Paris, Raisa beserta sopir tengah di perjalanan untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan asing. Tapi telepon dari luar memecah konsentrasi Raisa. Jadilah wanita ini berpamitan hingga Paris terpaksa membatalkan pertemuan hari ini."Syukurlah kalau begitu.""Bapak di rumah sakit juga? Apa ada yang sakit?" Tanya Raisa menatap bungkusan plastik obat yang dipegang oleh manajernya."Iya. Saya ke igd dulu.""Oh, baik." Raisa menundukkan sedikit kepalanya sebagai tanda hormat ketika Paris melewatinya.Wanita ini lalu melihat Paris yang masuk ke igd, nah ternyata benar. Jadi penasaran! Raisa mempercepat proses pembayarannya di kasir. Dia ingin tahu siapa yang dibawa manajernya berobat sampai ke IGD.Paris, manajer yang baru
Last Updated : 2026-06-05 Read more