Emily menunduk, memainkan jemarinya yang terasa dingin di ruang tunggu rumah sakit yang sepi. Perasaan khawatir dan rasa sedih yang mendalam di hatinya, yang ia kira absen dari emosi Emily yang asli, kini perlahan menyeruak, menguasai dirinya sepenuhnya. Di balik pintu kaca buram itu, ayahnya masih berada dalam pengawasan intensif di ruang ICU setelah mengalami serangan jantung parah.Suara derap langkah kaki yang terburu-buru memecah keheningan lorong. Kakak laki-laki Emily, Justin, datang dengan kemeja yang berantakan dan napas terengah-engah. Namun, alih-alih raut kesedihan seorang anak yang takut kehilangan ayahnya, wajah pria itu justru dipenuhi oleh kepanikan."Ibu! Bagaimana keadaan Ayah?!" tanya Just
더 보기