"Mas kamu egois," Kania merasa lelah menghadapi Bagas malam ini. Sebab ia tak menyangka jika Pandu akan ikut datang kesini, selain itu kedatangannya juga bukan kemauannya. Meskipun ia juga sudah menduga jika Bagas pasti akan mempermasalahkan hal ini, hanya saja ia tak punya kekuatan untuk membantahnya. "Kalau bicara siapa yang paling egois disini kamu yang paling egois. Saya udah nyoba nurunin ego saya buat bantuin gadis gak tau diri kaya kamu, tapi kamu malah seenaknya undang laki-laki kaya gitu." "Aku gak undang dia mas, mas Angga yang ajakin." "Tetap saja kehadiran Angga juga karena izin kamu." Kania merasa tak bisa mengelak lagi, semakin ia membela diri semakin Bagas memojokkannya. Ia hanya bisa menundukkan wajahnya. "Mood saya belum balik, tapi kamu udah bikin gara-gara lagi." "Iya mas, aku salah. Aku minta maaf," "Yang kemarin aja saya belum maafin kamu. Jadi kamu jangan bersikap seolah saya lupa," pandangan Bagas kemudian beralih ke kanan dan kiri. "Bersihkan s
Read more