Kania kembali ke kamar setelah Naren terlelap siang itu. Sementara Bagas, seusai berdebat dengannya, memilih diam lalu beranjak mengenakan setelan kerjanya. Tanpa sepatah kata pun, pria itu pergi meninggalkan rumah dan Kania berusaha tak peduli.Ia kembali melihat ponselnya yang tergeletak di atas meja, tapi karena hal itu ia malah jadi teringat betapa menyebalkannya seorang Bagas karena diam-diam dia sudah merusak privasinya.Namun karena tahu hingga kini aktivitas ponselnya mungkin masih di awasi, tiba-tiba ia tertantang untuk semakin menyulut emosi pria itu.Ia mengambil ponsel itu dan mengirim pesan pada Linda."Lin, aku boleh minta saran kamu gak?"Tak butuh waktu lama Linda pun membalas."Boleh banget, apa nih bilang aja? Agaknya ada yang lagi bingung gimana ngabisin duit setelah berhasil nguras kantong si duda nih. Aku bisa banget bantuin ngabisin duitnya kalo kamu butuh saran,""Bukan itu,""Jadi saran apa yang kamu minta?""Gimana cara ngebengkokin orang yang kerasnya udah le
Read more