Alis Arga berkerut tipis, menatap istrinya penuh perhatian. "Katakan, Alya. Apa yang ingin kamu bicarakan?" Alya menarik napas pelan sebelum kembali bicara "Begini ... selama seminggu terakhir di rumah, aku merasa sangat bosan. Apalagi sejak kita pindah kembali ke Jakarta, hari-hariku hanya dihabiskan di kamar atau mondar-mandir di rumah besar itu. Aku selalu merasa sedih dan teringat terus pada Kakek ..." Arga terdiam, mendengarkan dengan seksama. Ia tahu betul kesedihan kehilangan Kakek Kusuma masih membekas di hati istrinya. "...Dan lagi, Dina sekarang sudah mulai sibuk dengan jadwal kuliah di kampus barunya. Dia jadi jarang di rumah," tambah Alya sendu. "Karena itulah ... aku ingin meminta izinmu, Putra." "Izin untuk apa, Hhmm?" tanya Arga lembut, menggenggam tangan istrinya. "Aku ingin ... kembali praktik di Rumah Sakit Sentosa," ucap Alya lugas dengan sorot mata penuh Harap. Aku ingin ada kesibukan sambil menunggu waktu persalinanku tiba. Nanti, setelah melahirkan dan
Read more