"Dok..." Suara Suster membuat Liana menoleh sekilas, lalu melanjutkan kembali jalannya. Aston sudah memasuki ruang rawat inap nomor 28B. Disana wajah dingin berubah lebih hangat dengan senyum kecil sebagai sapaan. "Selamat siang, saya periksa dulu. Ini baru saja lahiran normal ya?" Aston menatap sebuah bayi di dalam box sekilas. "Benar, Dok. Lahirannya tadi sama Dokter Jina," jawab pasien wanita yang masih terlihat lemas di atas ranjang. "Oh, ya... Soalnya saya tadi ada pendampingan oeprasi sesar," jawab Aston setelah mengulurkan stestokopnya pada dada wanita tadi. "Semuanya baik, hanya perlu istirahat dan makan-makan yang mengandung zat besi supaya dapat mengembalikan tenaga yang berkurang." Belum selesai Aston memeriksa, Liana masuk ke ruangan itu. Tatapannya bertemu dengan Aston sejak. Namun Liana buru-buru memutus, ia langsung menyapa pasiennya, memberikan beberapa pertanyaan mengenai kelahiran bayi tadi. "Saya cek bayinya sebentar ya, Bu." "Baik, silahkan, D
Read more