"Siapa..." Raja Wang Ming mengepal tangannya erat, urat di lehernya menonjol hebat, suaranya bergetar menahan amarah sekaligus kebingungan yang mendalam. "Siapa lagi yang menjadi mata‑mata di istana ini?"Li Jing melangkah maju perlahan, matanya menatap tajam setiap wajah yang ada di ruangan itu satu per satu. Hening mencekam seketika menyelimuti tempat sidang. Tuan Tang yang sempat tersenyum samar kini menunduk dalam, berusaha menyembunyikan ekspresinya di balik kerendahan hati yang palsu. Tuan Hu di sampingnya diam saja, tak berani menatap siapa pun."Yang Mulia," suara Li Jing jernih namun berat, "racun yang menghilangkan suara tak muncul begitu saja. Ia harus masuk ke tubuh lewat makanan, minuman, atau udara yang dihirup dan ia diberikan saat Pangeran Wang Dong berada di tempat yang dijaga ketat, di dekat Paviliun Naga."Raja Wang Ming berbalik seketika menatap Pengawal Wu Chen. "Siapa yang masuk ke paviliun itu selama dua hari terakhir? Siapa yang menyentuh makanan, minuman, atau
Read more