Pagi itu, Tante Sofie sengaja mengajak Raka bertemu. Ia ingin memberitahukan kabar kemenangannya. “Semua ini berkat saranmu,” ujar Tante cantik bermata biru itu, “tanpa nasihatmu, mungkin aku sudah lama kehilangan kedua anakku.”Raka cuma tersenyum tipis. “Tan, semua itu karena tekad dan usaha Tante. Tanpa itu semua, kalimat yang aku ucapkan nggak akan ada artinya.” “Sidang akan berlangsung. Dan semua bukti berpihak padaku. Aku bener-bener optimis bakal menang.” Tante Sofie tersenyum lebar. “Dan … nanti, saat hasil sidang menyatakan hak asuh mereka tetap di tanganku … aku bakal kasih kejutan buat kamu, Ka.”Raka tersenyum melihat wajah yang biasanya lesu itu kembali memperlihatkan keceriaannya. Ada kepuasan saat melihat binar bahagia di mata perempuan itu. Tante Sofie melirik jam tangannya, lalu berdiri dari kursinya. “Raka, aku harus jemput anak-anakku sekarang.” Raka ikut berdiri. Entah kenapa ia merasa wajib mengantar Tant
Read more