Beranda / Male Adult / Mau Berapa Ronde? / Bab 93. Desahan Di Bilik Toilet

Share

Bab 93. Desahan Di Bilik Toilet

Penulis: Chocoberry pie
last update Tanggal publikasi: 2026-08-06 18:00:14

Nana senang sekali karena hari ini Ardy mau menerima ajakannya untuk kencan. Meskipun mereka tidak berdua saja, karena Susi sahabat Nana pun ikut, tetap gadis itu tetap merasa bahagia.

Di dalam ruangan yang hanya ada mereka bertiga, Nana bernyanyi riang. Suaranya yang merdu membuat lagu apapun yang dinyanyikan terdengar enak di dengar.

“Mas Ardy, mau Nana nyanyi lagu apa?” tanya gadis gemuk itu dengan sukacita.

“Apa saja yang kamu suka, Na.” Ardy mengambil segela
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 100. Reza VS Sofie

    Pagi itu, Tante Sofie sengaja mengajak Raka bertemu. Ia ingin memberitahukan kabar kemenangannya. “Semua ini berkat saranmu,” ujar Tante cantik bermata biru itu, “tanpa nasihatmu, mungkin aku sudah lama kehilangan kedua anakku.”Raka cuma tersenyum tipis. “Tan, semua itu karena tekad dan usaha Tante. Tanpa itu semua, kalimat yang aku ucapkan nggak akan ada artinya.” “Sidang akan berlangsung. Dan semua bukti berpihak padaku. Aku bener-bener optimis bakal menang.” Tante Sofie tersenyum lebar. “Dan … nanti, saat hasil sidang menyatakan hak asuh mereka tetap di tanganku … aku bakal kasih kejutan buat kamu, Ka.”Raka tersenyum melihat wajah yang biasanya lesu itu kembali memperlihatkan keceriaannya. Ada kepuasan saat melihat binar bahagia di mata perempuan itu. Tante Sofie melirik jam tangannya, lalu berdiri dari kursinya. “Raka, aku harus jemput anak-anakku sekarang.” Raka ikut berdiri. Entah kenapa ia merasa wajib mengantar Tant

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 99. Emosi Laksono

    Ardy baru saja memarkir mobilnya di sebelah mobil Tante Nilam. Hanya dirinya dan pemilik klinik saja yang memiliki kendaraan beroda empat itu. Kendaraan yang membuat prestise nya di atas para terapis lain yang bekerja di sana. Lelaki muda itu masih merasa kesal karena harus membayar sewa room dan semua hidangan yang ia habiskan hanya karena Nana yang pergi di tengah pesta kecilnya. Firasatnya mengatakan bahwa gadis kecil yang dipermainkannya itu tahu sesuatu. Mungkin ia sudah mengetahui tentang hubungannya dengan Susi. Tapi … persetan dengan itu. Ia sudah mengantongi banyak uang dari jual foto Sofie. Hanya tinggal selangkah untuk menjadi kaya, menikahi Susi yang adalah putri tunggal pemilik kerajaan sawit terbesar di Nusantara. Tapi tiba-tiba ia merasakan sebuah tangan mencengkram kerah, tepat di punggungnya. Kekuatannya membuat tubuh Ardy nyaris terpelanting jatuh. “Bener, Ardy yang ini kan?” Suara itu asing di telinga Ardy. “Iya. D

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 98. Reza

    Brak! Laksono membanting pintu kamarnya. Di telinganya masih terngiang kalimat-kalimat yang diucapkan mantan istrinya tadi. Di depan pengacara, Sofie bahkan memojokkannya dan menudingnya tukang fitnah. Bukan hanya itu, Sofie bahkan berniat menuntutnya karena pencemaran nama baik. Semua foto yang diberikan padanya hanya rekayasa. Bukan asli! Reza seperti menjebaknya, membuatnya kalah dalam pertarungan hukum yang ia perjuangkan.Bukan hanya itu, fakta yang ia temukan justru sebaliknya. Reza, istrinya sendiri yang berada di klinik pijat. Ia bisa melihat dengan mata kepala sendiri, terapis lelaki itu menyentuh tubuh istrinya dengan gaya yang intim. Dan foto itu jelas bukan AI!Mendengar suara keras itu, Reza segera keluar dari kamar mandi. Tubuh basahnya masih diselimuti handuk, sementara rambutnya basah terurai. Air masih menetes turun membasahi kulitnya yang cerah. Biasanya … Laksono akan segera menghampiri hanya untuk mengecup dan mengg

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 97. Konfrontasi Sofie

    “Bagaimana … kamu sudah mau menyerahkan hak asuh anakmu ke aku. Tenang saja … aku tidak akan menghalangi dirimu untuk bertemu anak-anak.” Laksono, mantan suami Sofi tersenyum penuh kemenangan.Semalam, setelah Sofi menemukan bukti luar biasa mengenai pertemuan Reza dan Ardy, perempuan itu tertawa tiada habisnya. Di satu sisi dia mengutuk kebodohannya yang percaya pada tukang gombal, di sisi lain dia senang karena ternyata Reza pun melakukan aib yang sama. Sofi merasa geli, lucu sekaligus jijik. Bagaimana bisa mantan sekretaris itu selalu meniru dirinya dalam hal laki-laki. Dulu merebut Laksono dan sekarang main dengan Ardy. Ternyata hasil perburuan pengacaranya pun bukan omong kosong belaka. Pria yang membelanya itu menunjukkan bukti-bukti kalau Reza pun bukan perempuan baik-baik seperti yang disombongkan oleh Laksono. Berkat bantuan Raka pula, Sofi mendapatkan bukti yang menguatkan penyelidikan pengacara. Bukti paling gong, karena pengirim fot

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 96. Benang Merah - 2

    Mata Sofi mengerjap tak percaya. Di dalam ruangan Vip itu dia melihat bagaimana sepasang anak muda sedang bergumul mesra, seolah pertarungan di kamar kecil itu tak pernah memuaskan mereka.Meskipun pria itu memunggunginya dan asyik menikmati dada gadis muda itu, tetapi Sofi bisa mengenalinya dengan baik. Tato di punggung laki-laki itu, jelas dia adalah Ardy. “Hot juga si Ardy,” gumam Raka tanpa sadar. Sofi yang mendengarnya pun semakin tegang. Ardy memang jago di tempat tidur dan dia sering merasakan kehebatan laki-laki itu. Dipikirya semua kelembutan dan prilaku khusus itu hanya untuk dirinya. Namun, kenyataannya Ardy adalah pria hidung belang yang menggunakan kharisma dan ketampanannya untuk menaklukan para wanita sekaligus membuat mereka tak pelit memberikan segalanya. Raka menyadari kalau Sofi sudah dipuncak amarah akibat kekecewaan di hatinya. Dan dia tidak mau perempuan itu sampai bersikap anarkis. Sebelum janda cantik

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 95. Benang Merah

    Nana menoleh ke kiri dan ke kanan. Dia khawatir ada Ardy yang melihatnya. Tangan gadis itu begitu dingin dirasakan oleh Raka. “Nana, kalau kamu merasa tidak nyaman, sebaiknya kita masuk ke dalam saja.” Raka bisa merasakan kegelisahan gadis itu. “Tapi di dalam ada-” Nana menggigit bibirnya. Dia takut kalau Ardy melihat dirinya bersama Raka dan keadaan menjadi buruk. Dia khawatir kekasihnya itu justru akan menuduhnya berselingkuh.“Tapi … aku tidak berbuat salah apapun. Aku tidak perlu takut, kan?” Gadis itu menatap ke arah Raka dengan wajah ragu.“Kamu takut Ardy di dalam mengetahui kita berdua?” Raka dengan cepat memahami perasaan gadis itu. “Dia ada di lantai berapa?” “Satu.” “Kalau begitu kita akan ke lantai dua.” Raka lalu menggandeng tangan Nana dan membawanya masuk. Dia bisa merasakan betapa tegangnya tubuh Nana saat melangkah masuk kembali ke lokasi karaoke mewah itu. Namun, Raka menggunakan tubuhnya

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 4. Perubahan Besar

    Air dingin yang menyentuh kulit Raka, terasa begitu menyegarkan. Namun perasaan aneh itu tak bisa diacuhkannya lagi. Bukan saja tentang kejadian semalam, tapi juga yang ia amati pagi ini. Tubuhnya berubah! Bagaimana bisa tubuhnya yang kurus, tiba-tiba saja padat, berisi dengan otot perut layaknya

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 3. Cincin Aneh

    Mata Raka langsung melotot saat melihat cincin di dalam kotak kayu itu. Ia meraih logam putih itu dan mengamatinya dengan seksama. Matanya tertuju pada bagian dalam lingkaran itu. Ada grafir halus dengan huruf yang tak dikenalnya di sepanjang lingkaran itu. Mungkin itu tulisan kuno atau bahkan tuli

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 2. Basah

    Rakasya baru saja membuka pintu kamarnya, saat tante Feli tanpa basa-basi menyeruak masuk. Wanita itu sama sekali tak peduli ataupun canggung dengan penampilan Raka yang saat ini hanya memakai celana boxer saja. Niatnya untuk menagih sewa kamar, sudah dapat ditebak oleh Raka. Wanita itu menengadah

  • Mau Berapa Ronde?   Bab 1. Tante Galak Yang Bahenol

    "Baru pulang, Ka?" "I-iya, Tante." Rakasya Gutawa langsung gugup, saat mendapati ibu kost menegurnya. Raka baru saja menjagrak miring sepeda motornya, sebelum menutup pintu pagar rumah kost. Tapi ia sudah disambut dengan pemandangan indah, yang sering menghiasi imajinasinya dalam kamar kost yan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status