"Lusa, pertandingan ilmu bela diri Nusantara sudah dimulai. Karena waktu yang semakin mendesak, aku memilih Panda untuk mengisi kekosongan anggota tim," ucap Teja begitu berada di ruang rapat asosiasi sembari menengadahkan tangan ke arah Panda."Tapi, aku nggak mau kalau dianggap tebang pilih dan pilih kasih. Kita bisa lihat kemampuan Panda dulu biar bisa menyimpulkan kelayakannya," lanjutnya memberi penjelasan yang adil bagi semua orang di ruangan tersebut."Bintang, Pedro, dan tiga murid Pak Leo, tolong kalian bersiap buat menghadapi duo Linda dan Panda di arena pertandingan," ucap Teja sambil melangkah untuk mengajak mereka berpindah ke arena pertandingan kantor asosiasi.Leo, Sanjaya, Wiryo, dan sebagian besar murid Leo yang ada di sana menatap Panda dengan heran. Keraguan terpancar jelas dari raut wajah para petarung senior yang hadir.Betapa tidak? Panda bukanlah anggota perguruan bela diri manapun, tapi Teja terlihat begitu memberatkannya. Mereka mempertanyakan alasan di balik
Read more