"J-Jaa, plisss buruan langsung masukin aja punyamu, aku bener-bener udah nggak tahannn!" rintih Linda dengan suara yang terputus-putus menahan gejolak gairah.Teja hanya tersenyum nakal mendengarnya, namun ia justru sengaja menambah satu jari telunjuk lagi ke dalam lubang intim tersebut.Ia menusukkan kedua jarinya itu keluar masuk dengan irama yang sangat cepat sambil sesekali menggesek area klitoris Linda menggunakan ibu jarinya."Tejaaa! Aku udah nggak kuattt lagi, ohhhh!" Linda bergerak semakin tidak terkendali sembari terus menggoyangkan pinggul dan bokongnya ke sana kemari demi mengejar ritme dua jari Teja."Nikmatin aja semuanya, Lin, nggak usah banyak protes!" tegas Teja sembari menekan kuat-kuat kedua jarinya jauh menusuk ke dalam sana."Ohh ohhh, iyaa, ohhhh... aku mau keluarrr sekarang, Ja, ohhh geli banget sumpahhh!" jerit Linda dengan tubuh yang mulai berkeringat halus."Lepasin aja semuanya, Lin, nggak usah ditahan-tahan lagi," ucap Teja yang tangannya menjadi semakin li
Baca selengkapnya