Bi Lastri terkesiap, nyaris menjatuhkan sendok di tangannya. “Non Vio! Kenapa ngomong begitu? Apa ada masalah sama Tuan, atau sama Jojo?”Viola menggeleng pelan, air matanya kembali mendesak ingin keluar namun ia tahan sekuat tenaga.“Nggak ada masalah, Bi. Aku… hanya tidak ingin ganggu kebahagiaan Papa.”“Non Vio jangan berpikir seperti itu, Non Vio adalah salah satu sumber kebahagiaan Tuan.”Viola tahu itu, papanya telah banyak berkorban untuk kebahagiaanya, terutama korban perasaan menutupi aib mamanya.“Selama aku masih di sini, Papa harus terus membagi waktu dan perhatiannya antara aku dan Jojo... Papa pasti capek banget harus terus berada di tengah-tengah, jadi seperti punya dua istri.”Bi Lastri mengernyitkan kening, mencoba menenangkan. “Tapi Non, sekarang kan Non sama Tuan tinggal serumah, harusnya nggak ada masalah... toh dulu Jojo dulu juga sering nginep di sini.”“Dulu Jojo kalau nginep tidurnya sama aku, sekarang sama papa.”Bi Lastri menahan senyum melihat wajah masam Vi
Leer más