Dan tepat saat bibir Jasmine hampir menyentuh bibirnya, Raiden menegang, tetapi ia kalah. Jasmine justru lebih dulu mendominasi.Melumat bibirnya dengan lembut, penuh perasaan. Hangat, dan membuatnya ingin meminta lebih. Tangannya merangkul leher Raiden, sedangkan pemuda itu tergerak untuk menyingkap dress Jasmine. Menelusup kedalam dengan pergerakan lembut, seolah-olah mengajaknya untuk semakin lebih dalam. Karena sentuhan itu, Jasmine mulai terbawa suasana, sentuhan yang tak pernah ia dapatkan dari suaminya. Lampu-lampu kota, dan suara pendinginan menjadi saksi, malam yang berbeda dari sebelumnya, perkenalan yang biasa menjadi malam bergairah. Tetapi, saat tangan Raiden hampir mencapai milik Jasmine. Wanita itu justru melepas ciuman tersebut, lalu menatap Raiden yang menginginkan lebih. “Nanti mie nya dingin,” kata Jasmine mengingatkan, entah mengapa ia justru kepikiran tentang mie yang ada disampingnya.Raiden nampak kecewa. Mengapa di saat situasi seperti ini, wanita k
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-06-12 อ่านเพิ่มเติม