Tapi, Jasmine mendadak diam.Dadanya turun naik pelan, sementara matanya menatap lurus ke depan tanpa benar-benar melihat jalanan di luar kaca mobil.Pikirannya berubah begitu cepat.Kalau ia pergi mengadu ke ibu mertuanya sekarang, apakah mereka akan percaya padanya?Apakah mereka akan membelanya?Atau justru menganggap dirinya hanya terlalu cemburu?Jasmine benar-benar bingung.Selama ini keluarga Zen memang selalu baik padanya. Mereka menerima Jasmine dengan hangat, bahkan sering memujinya sebagai menantu yang sempurna. Cantik, pintar, mandiri, dan mampu membantu perkembangan perusahaan keluarga.Tetapi tetap saja…Shen adalah bagian dari masa lalu Zen.Dan terkadang, hubungan masa lalu seperti itu justru sulit diputus sepenuhnya.“Tapi, aku yakin kalau aku mengadu mereka pasti meminta Zen menjauhi Shen...” gumamnya pelan.Nada suaranya terdengar ragu.Tidak sekuat tadi saat ia melabrak Shen penuh emosi.Kini yang tersisa hanya kekacauan di dalam kepalanya sendiri.“Bu, kita akan k
Read more