Itu benar-benar masa yang seperti mimpi buruk!Setelah berganti pakaian bersih dan membersihkan luka-lukaku, barulah aku turun ke bawah.Tepat saat jam makan.Ibu langsung melihatku. Dia tampak sedikit tidak percaya, lalu melambaikan tangan kepadaku. Nada bicaranya menyiratkan sedikit teguran, "Kamu masih ingat pulang juga rupanya. Sudah pergi selama ini, bahkan nggak pernah telepon sekali pun."Tiba-tiba, aku merasa sangat sedih dan ingin meluapkan semuanya. Namun baru saja aku membuka mulut dan mengucapkan satu suku kata, aku sudah dipotong, "Bu, Tante dari Keluarga Chandra undang Ibu minum teh sore. Jangan sampai terlambat lagi."Barney, yang mengenakan setelan jas rapi, berjalan masuk dari pintu dengan nada santai.Perhatian Ibu langsung teralihkan olehnya. Tatapannya juga berpindah dariku. "Oh ya, hampir saja lupa. Untung ada Barney yang ingatin."Barney duduk di sofa, lalu menyunggingkan senyum kepadaku."Scott akhirnya mau pulang juga? Ke depannya jangan lagi ngambek sama Ayah d
더 보기