“Kenapa dia di sini? Kak, Pakde?” Silvy ikut bertanya dengan tatapan yang dipenuhi emosi, bahkan terlihat tangannya mengepal saat ini.Lily menoleh ke Danu, tapi Danu sepertinya bingung mau jelaskan dari mana. Apalagi Silvy dan Ane hampir sama. Sama sama bawel dan banyak tanya.Tina dengan tenangnya kemudian turun dari lantai atas, dan ia gabung dengan mereka semua yang ada di sana.Wanita itu pasang wajah ramah, dan ia mengenakan daster yang Danu belikan dari Susan karena Tina memang sudah tidak punya baju pantas lagi.“Ane, Silvy, baru pulang, ya? Kasihan kehujanan,” sapa Tin.“Kamu, kenapa di sini?” tanya Ane padanya.“Iya, Bude di sini karena Mas Danu yang bawa pulang. Jadi-““Apa? Pakde bawa dia pulang?” Ane langsung melotot, sementara Silvy hanya diam dengan rahang yang tegang.“Tina, kamu jangan bilang yang aneh aneh dan buat salah paham!” Danu langsung menegurnya.“Mas, aku cuma-““Dek, Bude Tina ikut karena Pak Polisi yang minta. Dia jadi saksi di kasus Putra dan teman temann
더 보기