Matahari pagi menyingsing, Kaisar dan Kayla langsung melompat turun dari ranjang. Berlari dan berjinjit pagar balkon.Perhatian mereka sepenuhnya tertuju pada jendela lantai dua rumah sebelah.“Kaisar, melambai yuk,” bisik Kayla, mengangkat tangannya ragu-waru. “Kira-kira Papa lihat kita nggak ya?”Kayla mulai menggerakkan jarinya pelan ke arah balkon seberang. Kaisar yang berdiri di sampingnya mendadak menarik tangan adiknya turun.“Jangan mencurigakan, Kay,” tegur Kaisar sambil menyapu pandangan ke area jalanan kompleks yang mulai ramai. “Pagi-pagi begini banyak penjaga atau orang lalu-lalang. Kalau mereka lihat kita melambai ke rumah itu, rencana kita bisa berantakan.”Kayla dengan cepat menarik tangannya kembali dan menyembunyikannya di balik punggung. Keduanya mundur satu langkah.“Tapi, Kaisar, tindakan kita semalam ngasih tahu Mama lewat gambar itu udah bener, kan?” gumam Kayla, matanya menatap Kaisar. “Kita nggak bakal dimarahi Papa, kan?”Kaisar menaikkan dagunya, memasang
Read more