"Iya, Alina. Kita resmikan hubungan ini di depan Ayah dan Ibu," ulang Reynard mantap, matanya memancarkan keseriusan yang tidak bisa dibantah. "Aku tidak mau terus-menerus memelukmu dalam sembunyi-sembunyi seperti ini." Namun, di balik genggaman erat jemari Reynard, tubuh Alina mendadak gemetaran hebat. Tatapannya menatap kosong ke arah dada bidang pria itu, sementara pikirannya terlempar jauh ke masa lalu yang penuh jelaga. Sekali lagi, bayangan pahit mantan suaminya mendadak muncul menghantui indra penglihatannya. Bukankah dulu mantan suaminya juga bersikap manis seperti ini di awal hubungan? Mengucapkan janji-janji indah, meratukan dirinya, dan berjanji akan menjaganya selamanya. Namun, begitu kenyataan pahit menghantam, janji manis itu berubah menjadi cemoohan, makian, dan tuntutan yang menghancurkan jiwa. Bagaimana jika... Tuan Reynard sama saja seperti laki-laki di masa laluku? batin Alina menjerit ketakutan, dadanya serasa dihimpit batu besar. Pikiran itu terus berputar l
Last Updated : 2026-08-30 Read more