Suara gemuruh halus dari mesin turbin yang mulai menyala memutus tatapan tajam di antara mereka. Pesawat bergerak perlahan menuju landasan pacu, bersiap untuk lepas landas. Jessica menghela napas panjang, membiarkan jemari hangat Louis menggenggam tangannya lebih erat saat gaya gravitasi mulai menarik tubuh mereka ke sandaran kursi.Di luar jendela, gemerlap lampu kota yang selama ini menjaragkan kebebasannya perlahan menyusut menjadi titik-titik cahaya kecil, sebelum akhirnya sepenuhnya lenyap tertutup lautan awan gelap. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Jessica merasa terlepas dari cengkeraman ketakutan yang biasa membayanginya di rumah Bratapura.Louis memperhatikan setiap perubahan ekspresi di wajah Jessica. Garis-garis kecemasan yang tadinya terpatri keras di dahi wanita itu perlahan melunak, digantikan oleh kelelahan yang sangat dalam."Istirahatlah," ujar Louis lembut, suaranya mengalun hangat menembus keheningan kabin. Ia berdiri, mengambil sebuah selimut rajut berbah
Last Updated : 2026-09-09 Read more