Nara tidak menyadari dirinya sedang diikuti, ia berjalan perlahan menyusuri jalur taman yang dipenuhi pepohonan rindang. Sore itu langit mulai berubah jingga, tetapi keindahan pemandangan di sekelilingnya sama sekali tidak mampu menenangkan pikirannya. Permintaan cerai, kontrak rahasia, kebohongan Reyhan, semua bercampur menjadi satu.Selama tiga tahun, ia selalu berpikir dirinya adalah bagian dari kehidupan Reyhan. Mungkin tidak dicintai, tetapi setidaknya dihargai sebagai istri. Kini ia tahu betapa salahnya pemikiran itu, tanpa sadar air mata kembali menggenang. Namun, sebelum sempat jatuh, suara seseorang membuat langkahnya terhenti."Nara?"Wanita itu menoleh. Di depannya berdiri seorang pria yang cukup dikenalnya, tubuh tinggi, wajah tampan serta senyum yang dulu sangat akrab."Fajar?" serunya kaget, Mata Nara membelalak, sudah hampir lima tahun ia tidak bertemu pria itu. Fajar Adhitama , mantan tunangannya."Fajar ... kenapa kamu bisa ada di sini?" tanya Nara dengan tatapan ta
Last Updated : 2026-08-10 Read more