“Kamu harus menikahi putri tunggal keluarga Aditama. Tiara Aditama.”Suara Baskara Pradipta membelah keheningan ruang kerja itu, tajam dan tanpa basa-basi.Arlan Pradipta, yang baru saja duduk di seberang meja mahoni raksasa ayahandanya, terdiam selama beberapa detik. Ia menatap lekat wajah ayahnya, mencoba mencari satu kedutan otot yang menandakan bahwa pria tua itu sedang menguji kesabarannya. Namun nihil. Wajah Baskara sedingin dan sekeras pualam.“Pa, Papa tidak sedang bercanda, kan?” Suara Arlan yang biasanya selalu terkontrol, kini meninggi satu oktaf. “Ini gila.”“Ini bisnis.”“Ini bukan sekadar bisnis, Pa! Tiara Aditama baru berusia dua puluh satu tahun.” Arlan berdiri kasar, menumpukan kedua tangannya di atas meja kerja ayahnya, mencondongkan tubuhnya ke depan. “Dia masih mahasiswi, dan reputasinya di luar sana hanya sebatas anak manja pembuat masalah. Kerjanya hanya memicu keributan dan menghamburkan uang. Bulan lalu videonya berdebat dengan polisi lalu lintas viral di mana-
Last Updated : 2026-07-03 Read more