Wira mengambil napas dalam-dalam, berusaha mengusir segala kecamuk di kepala dan dadanya. Ia berlutut di samping kasur, membuka kotak peralatan tatonya yang terbuat dari kayu jati tua. Di dalamnya, Jarum Emas pusaka magis yang selama ini menjadi perpanjangan jiwanya terbaring bersinar redup di atas kain beludru merah.Di atas ranjang, Senjana berbaring tengkurap. Bekas luka bakar vertikal di punggungnya membentang membisu, diapit oleh gurat-gurat memar kebiruan yang ditinggalkan oleh kebiadaban Haryo."Aku akan mulai," bisik Wira pelan.Ia menjangkau jarum magis itu. Namun, baru saja jemari kanan Wira menyentuh gagang Jarum Emas, sebuah reaksi magis yang ganas terjadi seketika.Sshhhk!"Ugh!" Wira merintih tertahan, meminggirkan tangannya dengan cepat.Sensasi panas yang membakar menjalar hebat dari Jarum Emas, menjepret kulit jarinya bagaikan besi menyala yang dicelupkan ke dalam minyak mendidih. Permukaan telapak tangannya mendadak memerah, dan perban di tangan kirinya terasa kian m
آخر تحديث : 2026-08-01 اقرأ المزيد