"Aku butuh sex."Keiran membeku sejenak, tatapannya yang semula menatap keluar jendela langsung tertambat penuh pada Shaluna. Di dalam kabin Rolls-Royce yang kedap udara dan remang, kalimat singkat itu memutus sisa hening dengan gravitasi yang teramat kuat.Tanpa mengucap sepatah kata pun, Keiran meraih gagang panel pembatas, menaikkan kaca gelap yang memisahkan kabin penumpang dari pengemudi di depan. Begitu sekat itu tertutup rapat, Keiran menekan tombol pengunci pintu.Pria itu memutar tubuhnya sepenuhnya, menarik Shaluna dalam satu gerakan tegas hingga wanita itu berpindah duduk di atas pangkuannya. Jas hitam pemakaman yang dikenakan Keiran terasa dingin di kulit, namun dekapan tangannya di pinggang Shaluna memancarkan kehangatan yang membakar."Bicara sekali lagi," bisik Keiran rendah di depan bibir Shaluna, suaranya parau dan penuh dominasi yang tak tertahankan.Shaluna tidak menyahut dengan kata-kata. Ia meremas kerah kemeja hitam Keiran, memangkas sisa jarak dan menyambar
Last Updated : 2026-09-10 Read more