Kedamaian di taman itu mendadak menguap saat ponsel Keiran yang tergeletak di atas bangku kayu mulai bergetar tanpa henti. Layarnya menyala terang, memunculkan nama Sekretaris Utama Alvareno Group dengan panggilan yang masuk bertubi-tubi.Awalnya, Keiran mengabaikannya. Pria itu hanya melirik sekilas, enggan merusak momen hangatnya bersama Shaluna. Namun, giliran ponsel di dalam tas Shaluna yang berdering nyaring. Notifikasi pesan, email, dan panggilan masuk bermunculan satu per satu tanpa jeda, membuat getaran gawai di tasnya terasa begitu intens."Ada apa ya?" gumam Shaluna heran. Ia merogoh tasnya, mengeluarkan ponsel yang layarnya sudah dipenuhi belasan notifikasi dari rekan kurator, pemilik galeri di London, hingga berita utama media seni internasional.Keiran yang mulai merasakan kejanggalan akhirnya mengangkat panggilan di ponselnya. Belum sempat ia mengucapkan kata sapaan, suara sekretarisnya terdengar begitu panik dan terengah-engah di ujung telepon."Pak Keiran! Bapak
آخر تحديث : 2026-08-25 اقرأ المزيد