"Kaget, kan, Mbak? Awalnya saya juga nggak nyangka loh... kalau Pak Axel orangnya ternyata bisa seperti itu," imbuhku sengaja memprovokasi dan menyudutkan Axel.Namun, sang HRD justru melirikku sinis dari atas hingga ke bawah."Saya pikir... yang tadinya merayu itu justru Mbak Kayla," ucapnya dengan nada bernada meremehkan. "Jujur saja ya, Mbak. Pak Axel yang saya tahu itu selalu bersikap dingin dan berjarak dengan orang asing. Jadi... tidak mungkin kan beliau bertindak mesum pada Mbak Kayla yang hanya seorang petugas cleaning service?"Astaga... meremehkan sekali ini cewek! Emang bener sih Axel nggak tertarik padaku saat menjadi Surti. Wanita ini sama saja dengan Axel. Sukanya meremehkan kasta rendah.Aku akhirnya tertawa garing, memilih untuk menghentikan saja provokasi yang sia-sia ini. "Iya juga, sih, Mbak..." Lalu, mendadak aku meraih jemarinya di atas meja seraya memohon pasrah. "Tapi tolong, Mbak... Saya sebenarnya tidak mau dijadikan asisten pribadi Pak Axel. Saya mohon, tolo
Last Updated : 2026-09-01 Read more